13
Jan
09

Kecintaan terhadap bahasa indonesia mulai tergerus?

Belakangan ini saya sering mendengar di tempat-tempat keramaian seperti di rumah sakit dan mall di jakarta, banyak sekali anak-anak kecil yang fasih berbicara dan bernyanyi dalam bahasa inggris.

Sekali dua kali saya dengar sih kagum masih sekecil itu sudah fasih berbahasa inggris. Tapi lama-lama saya jadi berfikir, terutama bagi anak-anak pra-TK dan TK. Saya jadi punya kekhawatiran bagi mereka yg baru bisa bicara, mereka pertama kli lebih dikenalkan dengan bhs inggris daripada bahasa indonesia. Hal ini saya khawatirkan akan menimbulkan kurang cintanya mereka pada bahasa indonesia. Saya bukannya menolak bahasa asing, saya tahu pentingnya bahasa inggris dan bahasa asing lainnya di jaman globalisasi ini. Saya hanya khawatir anak-anak kecil ini sebagai generasi baru bangsa Indonesia, kurang mencintai bahasanya sendiri.

Selain itu di sekolah pra-TK dan TK pun sepertinya saat ini sudah banyak yg diajarkan lagu-lagu anak-anak berbahasa inggris. Jadi apakah mereka mengenal lagu-lagu anak-anak ciptaan putra-putri bangsa seperti pelangi, bintang kecil, atau naik delman?

Saya harap sistem pendidikan bagi anak-anak kecil ini lebih diseimbangkan. Selain memberi bekal kepada mereka untuk jaman globalisasi, tapi berikanlah juga mereka rasa cinta tanah air, misalnya dengan menyanyikan lagu-lagu anak-anak atau lagu-lagu daerah indonesia.


2 Responses to “Kecintaan terhadap bahasa indonesia mulai tergerus?”


  1. Januari 13, 2009 pukul 7:57 pm

    Hhmmm…

    Kekawatiran itu boleh sich yang penting tidak berlebihan saja..

    Jadi memang idealnya ya diseimbangkan, jadi bahasa Indonesia tetap yang utama namun bahasa Inggris(memungkinkan bahasa internasional lainnya juga) juga perlu diajarkan secara dini..

    Saya rasa mereka akan tetap bisa cinta bahasa Indonesia kok, karena keseharian mereka kan menggunakan bahasa ini..

    Kita sebagai parent atau yang lebih tua wajib menuntunnya..

  2. 2 nadyaputhe
    Juli 2, 2009 pukul 9:36 am

    Kalo menurut gw siy baiknya diseimbangkan…
    kalo penggunaan bhs. asing yg berlebihan ga baik, tapi kalo ga bisa asing sama sekali di zaman kayak gini susah juga..
    Yg harus ditanamkan adalah kecintaan dan kebanggaan anak2 Indonesia terhadap bangsanya.
    Jgn melulu ditanamkan hal2 yg berbau luar negri itu lebih baik n modern…
    akhirnya jd malu gunain yg keindonesiaan…termasuk bahasanya…
    Tapi menurut saya bisa ko diseimbangin, tergantung kluarga di rumah juga. Seperti mayoritas penduduk Malaysia juga gitu, di sekolah ngomong inggris tapi di rumah ttp ngomong melayu..(berdasarkan cerita sodara siy)

    gerah juga wkt pemilihan miss indonesia kmrn yg menang itu (lupa siapa) pake b.inggris mulu…
    jelas2 Miss Indonesia..masa iya dia kaku ngomong bhs sendiri?
    aniwei gw juga dukung dia siy, coz jawabannya paling smart, tapi sayang ya itu td..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Kategori

Januari 2009
S S R K J S M
« Jun   Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Follow Shine on Tweeter

Blog Stats

  • 49,720 hits

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 3 pengikut lainnya


%d blogger menyukai ini: