07
Mar
09

Direct Marketing, Internet, Interactive Media

1.    Apa yang dimaksud dengan direct marketing? Berikan contoh.

Jawab:

Direct marketing adalah sebuah sistem pemasaran dimana pada system ini perusahaan berkomunikasi langsung dengan target konsumennya untuk  memperoleh respon atau transaksi. Respon ini dapat berupa penyelidikan, pembelian, atau bahkan pemilihan.

Sedangkan menurut Dictionary of Marketing Terms karangan Peter Bennet, direct marketing didefinisikan sebagai: Sekumpulan aktivitas dimana penjual, dalam mempengaruhi pertukaran antara barang dan jasa oleh pembeli, mengusahakan penjualan kepada target audiens menggunakan satu atau lebih media (direct selling, direct mail, telemarketing, direct-action advertising, catalogue selling, cable TV selling, dan lain-lain) yang bertujuan untuk mendapatkan respons melalui telepon, surat, ataupun kedatangan pembeli kepada penjual.

Direct marketing adalah aspek dari total marketing yaitu yang terdiri dari marketing research, segmentasi, evaluasi, dan lainnya. Direct marketing menggunakan seperangkat direct-response media seperti direct selling, direct mail, telemarketing, direct-action advertising, catalogue selling, cable TV selling, dan internet. Media-media ini adalah alat-alat yang digunakan oleh direct marketers dalam mengimplementasikan proses komunikasi.

Contoh direct marketing adalah pada saat pameran computer dan teknologi komunikasi beberapa saat yang lalu di Jakarta, Indosat menawarkan produknya yang berupa layanan internet wireless IM2 dengan cara mendirikan booth dan menyewa SPG untuk mempromosikan produknya tersebut.

 

 2.    Apa kelebihan dan kekurangan direct marketing?

Jawab:

Kelebihan:

·         Selective Reach: Dengan direct marketing para pengiklan dapat menyampaikan pesan komunikasi IMC kepada sejumlah besar orang dan sekaligus mengurangi non target audiens.

·         Segmentation capabilities: pengiklan dapat membeli daftar/list berisi informasi mengenai produk-produk yang terakhir dibeli oleh konsumennya. Dari daftar ini, dapat diketahui segmentasi berdasarkan letak geografis, pekerjaan, dan demografi.

·         Frequency: Tergantung kepada media yang digunakan, pengiklan dapat mengatur level frekuensi jumlah iklan yang ingin disampaikan.

·         Flexibility: Direct marketing dapat dilakukan melalui berbagai jenis bentuk media.

·         Timing: Beberapa direct marketing membutuhkan waktu yang cukup singkat untuk dilakukan.

·         Personalization: dengan menggunakan direct media pesan yang disampaikan dapat dikustomisasi untuk konsumen yang dituju.

·         Costs: Beberapa direct media tidak membutuhkan biaya yang banyak.

·         Measures of effectiveness: Dengan direct media, feedback dapat diperoleh langsung dari konsumen.

 

Kekurangan:

·         Image factors: Terkadang media yang digunakan pada direct marketing tidak mencerminkan image dari perusahaan yang beriklan.

·         Accuracy: Tingkat ketepatan daftar yang digunakan untuk menunjuk target market yang dituju terkadang terlalu rendah, karena daftar yang digunakan tidak sesuai dengan target market yang disasar oleh perusahaan.

·         Content support: Isi yang dimuat di media yang digunakan untuk beriklan belum tentu sesuai dengan isi yang ingin kita disampaikan.

·         Rising costs: Semakin lama harga-harga untuk iklan yang menggunakan media direct mail makin mahal, sehingga banyak yang beralih menggunakan media internet.

           

3.    Bagaimana penggunaan internet sebagai media komunikasi dilihat dari sisi konsumen?

Jawab:

Internet dengan berbagai aplikasinya, seperti Web, VoIP, e-mail pada dasarnya merupakan media yang digunakan untuk mengeffisienkan proses komunikasi. Pada dasarnya manusia lebih tertarik untuk berdiskusi atau komunikasi dua arah, dan mencari informasi yang spesifik untuk keperluan diri-nya saat itu. Manusia pada dasarnya tidak terlalu tertarik untuk mencari informasi diluar dari apa yang dia sukai / butuhkan.

 

4.    Bagaimana perilaku konsumen indonesia dalam menggunakan internet sebagai media komunikasi dan konsumsi?

Jawab:

Menurut artikel di Vibiznews.com, salah satu karakter unik konsumen Indonesia adalah gaptek (gagap teknologi). Ada beberapa lasan mengapa karakter tersebut berkembang pada konsumen Indonesia:

Pertama, konsumen Indonesia mayoritas berpendidikan rendah. Sehingga hal ini menjadikan mereka tidak melek teknologi dan tidak terbiasa dengan produk berteknologi tinggi.

Kedua, persepsi bahwa teknologi tinggi keamanannya tidak terjamin. Misalnya masyarakat khawatir bahwa jika melakukan transaksi mobile banking, maka rekening mereka bisa dijebol.

Karakter ini menghasilkan dampak bagi penetrasi internet di Indonesia. Penetrasi internet di Indonesia termasuk lambat, yaitu baru sekitar 8%. Persentase ini lebih rendah dari rata-rata penetrasi internet di Asia, yakni sekitar 10,7%.


0 Responses to “Direct Marketing, Internet, Interactive Media”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Kategori

Maret 2009
S S R K J S M
« Feb   Mei »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Follow Shine on Tweeter

Blog Stats

  • 49,720 hits

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 3 pengikut lainnya


%d blogger menyukai ini: